Mengenal lebih dekat: Apa itu Stres? (parta I)

Mengenal lebih dekat: Apa itu Stres? (parta I)

Oleh Naharus Surur
Kita perlu memahami terlebih dahulu istilah stress. Stres adalah suatu keadaan fungsional dan mental tubuh yang terganggu karena faktor-faktor dari luar (kamus kedokteran). Faktor-faktor luar yang dapat merubah kondisi fungsional fisik seseorang dan kondisi mental seseorang.
Penyebab stress/ stressor (susan sorraya,1999) adalah
a. Hal yang terkait dengan lingkungan
Meliputi polusi udara, kebisingan, dan tempat tinggal yang penuh sesak.

b. Kondisi tertekan
Rasa yang terus-menerus didesak waktu, tekanan jatuh tempo (deadline) pekerjaan, rasa hampir selalu kehilangan waktu, bahwa waktu 24 jam dalam sehari sama sekali tidak cukup.

c. Rasa kompetisi
Rasa kempetisi yang terjadi baik di rumah ataupun di tempat kerja, kebutuhan untuk membuktikan diri sepanjang waktu, keharusan berhadapan dengan relasi-relasi sulit yang barangkali melibatkan masalah anak, pasangan, teman ataupun bos.

d. Hal-hal rutin
Sesungguhnya setiap tugas rutin seperti: pergi ke pom bensin atau pasar, antri panjang, menghadapi kemacetan, hanyalah contoh kecil penyebab stress yang harusdihadapi seseorang dalam kehidupannya sehari-hari.

Sekarang stress telah menjadi bagian dasar yang senantiasa tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Berbagai gaya kehidupan (life style) pun telah berubah secara drastic dalam dua abad terakhir. Kini masalahnya tak sesederhana dulu lagi.
Empat penyakit akibat stress yang cukup menghebohkan dunia terutama di Amerika Serikat, Eropa Barat, dan Jepang menurut penelitian terakhir adalah:
1. Penyakit jantung
2. Kangker
3. Radang sendi
4. Radang Pernafasan
Kebanyakan buku textbook kedokteran standar mengungkapkan 50%-80% penyakit di manapun pada sebab-sebab oleh psikosomatik ( faktor –faktor psikologis yang berdampak penyakit fisik) atau yang berkaitan dengan stress. Angka statistic lain yang mengparkan adalah 30 juta orang Amerika Serikat menderita serangan Insomnia ( penyakit sulit tidur) yang diakibatkan oleh stress.
Tanda-tanda seseorang terkena Stres.
Berbagai reaksi negative stress yang paling umum terjadi berfungsi sebagai tanda-tanda perinagtan awal akan adanya kerusakan tubuh.
1. Sesak di dada
2. Detak jantung yang keras/ cepat (palpitasi)
3. Sifat gampang marah
4. Susah tidur
5. Kurang konsentrasi
6. Sering lupa
7. Perut melilit
8. Tegang dibagian leher dan bahu
9. Sakit kepala yang membandel
10. Mulut yang kering
11. Telapak tangan berkeringat
12. Rahang kaku
13. Sakit punggung
14. Sakit bagian-bagian tubuh lainnya yang lebih mudah terkena stress
Bila stress semakin meningkat akan menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:
1. Kurang sabar
2. Sakit perut yang membandel
3. Detak jantung bedebar-debar keras
4. Semakin banyak merokok (bagi perokok) dan minum (bagi peminum)
Ketika berbagai dampak stress telah terakumulasi dalam waktu yang amat lama, maka berbagai dampak itu akhirnya akan menguras suplai energy adaptif (energy yang berfungsi untuk beradaptasi).
TIP HIDUP SEHAT

TIP HIDUP SEHAT

Oleh dr.Naharus Surur,M.Kes
Sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat sehat yang diberikan Allah, maka kita harus selalu memelihara kesehatan tubuh kita agar mampu beribadah kepadaNya secara optimal. Pola hidup sehat (healthy life style) menjadi sebuah kebutuhan mendasar bagi manusia modern saat ini. Orang suka bangga dengan gaya hidup modern ala barat. Pada hal belum tentu cocok dengan budaya kita dan tipologi fisik sebagai orang Asia.
Walau kita tak bisa menghindar di era digital seperti sekarang ini, namun kita harus mampu memilih dan memilah informasi yang terkait dengan pola hidup sehat yang cocok dengan kultur dan fisik orang Indonesia. Parameter pola makan saja, antara orang Indonesia dengan orang Barat sangat berbeda sehingga harus hati-hati dalam mengikuti pola hidup orang-orang Barat.
Menurut Blumm (ahli public health) mengatakan bahwa derajat kesehatan dipengaruhi oleh: 1. Gaya hidup (40%), 2. Lingkungan (30%), 3. Pelayanan Kesehatan (20%), 4. Faktor genetik/demografi (10%) . Faktor gaya hidup sangat besar memegang derajat kesehatan individu maupun masyarakat secara luas.Menurut Blumm hal ini mempengaruhi 40% terhadap derajat kesehatan individu maupun masyarakat. Sementara, faktor lingkungan memegang kunci kedua dalam derajat kesehatan masyarakat dan individu sebesar 30%. Dua hal inilah yang memegang peranan utama status derajat kesehatan individu dan masyarakat. Sementara kita tahu, dua hal inilah yang menjadi permasalahan masyarakat Indonesia secara umum.
Bagaimana agar gaya hidup kita tetap dalam koridor kesehatan dan tak melanggar syariat Islam,berikut ini adalah beberapa tip-tipnya:
1. Mengatur Tidur dan bangun
Banyak penelitian modern mengungkap tentang manfaat tentang bangun lebih awal dan tidur lebih cepat. Sebagaimana dianjurkan dalam sunnah, kita dianjurkan mempercepat tidur agar mampu bangun lebih pagi sehingga bisa melakukan solat malam terlebih dahulu baru setelah itu melakukan solat subuh dan aktifitas rutin lainnnya. Hal ini juga disebabkan karena pagi hari udara sangat bersih, sehingga ketika kita bangun langsung menghirup udara pagi (O2/oksigen) yang sangat bersih yang mengakibatkan meningkatnya kesehatan alat pernafasan.
Kita harus membiasakan diri mempercepat tidur dan diusahakan menghindari aktivitas yang sampai larut malam. Karena hal ini disamping sesuai sunnah juga sangat baik terhadap kesehatan tubuh kita. Kelelahan yang sangat akan mengakibatkan tubuh meminta kompensasi istirahat yang cukup, bila istirahat kurang yang terjadi dalam waktu yang cukup lama mengakibatkan kerusakan sel-sel dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk recovery.

2. Makan makanan yang bergizi
Makanan yang bergizi tidak identik dengan makanan mahal. Makanan bergizi harus memenuhi kelengkapan unsur; karbohidrat,lemak,protein,vitamin, mineral dan serat (fiber). Gizi seimbang harus kita terapkan dalam pola makan sehari-hari. Jangan sampai makanan hanya mengandung karbohidrat saja, ini sangat berpotensi terkena penyakit kencing manis (diabetes mellitus). Bila terlalu banyak lemak juga berpotensi terkena hiperlipedemia (kelebihan lemak dalam darah) berpotensi untuk terkena penyakit jantung koroner (PJK). Bila terlalu banyak proteinpun akan mengakibatkan hiperproteinemia yang berpotensi terkena penyakit Gout ( penyakit kelebihan asam urat). Kalau kelebihan vitamin sebagai contoh kelebihan vit C (hipervitaminosis) akan mengakibatkan ganguan pada ginjal.
Yang dianjurkan adalan menjaga keseimbangan unsur zat gizi tersebut dengan baik yaitu karbohidrat 50%, lemak 25%, protein 15%, dan vit, mineral & fiber 10%. Konsumsi yang seimbang terhadap asupan zat gizi menjadi kata kunci bila ingin mendapatkan kesehatan fisik yang baik. Sementara jumlah kalori yang dianjurkan untuk dikonsumsi perhari untuk laki-laki dewasa 2200 KK dan wanita 2005KK.

3. Menjaga kesehatan lingkungan
Menurut Blumm, faktor lingkungan sangat memegang peranan besar yaitu 30% dalam meningkatkan status derajat kesehatan. Ini menunjukkan betapa kesehatan lingkungan harus menjadi perhatian utama setiap individu dan masyarakat secara umum.
Upaya-upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan lingkungan merupakan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia pada hakekatnya. Setiap pagi kita bisa lihat kebanyakan masyarakat kita melakukan pembersihan halaman rumah, selokan, pembakaran sampah dan pembersihan dalam rumah. Hal ini hakekatnya secara rutin dilakukan oleh masyarakat kita di daerah-daerah, namun untuk di perkotaan dengan beama sekarangrbagai situasi dan kondisi mulai mengalami kemunduran.
Pemanfaatan air bersih yang sesuai standar kesehatan juga menjadi persoalan tersendiri bagi kebanyakan masyarakat Indonesia baik di desa maupun di perkotaan di pemukiman kumuh. Air merupakan bagian yang paling penting bagi kehidupan manusia karena paling tidak kita 2/3 bagian dari tubuh kita terdiri dari air. Kita minum air paling tidak 2-3 liter perhari untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Maka dari itu air bersih yang memenuhi standar kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk dikonsumsi.

4. Menghindari makanan dan minuman tak sehat
Pola makan yang benar sudah dijelaskan di atas, namun selain kita mengkonsumsi makanan yang sehat juga perlu menghindari makanan dan minuman yang tak sehat. Kategori makanan yang tak sehat, selain tidak mengandung zat gizi yang baik juga makan jenis fast food/junk food yang terlalu banyak kandungan lemaknya. Sementara makanan yang terlalu banyak kandungan lemaknya, bila dimakan dalam waktu yang lama akan memiliki dampak yang negative terhadap kesehatan secara umum. Bila terjadi penumpukan lemak dipembuluh darah akan mengakibatkan penampang pembuluh darah tersebut akan menebal dan akan mempengaruhi aliran darah ke organ dimana pembuluh darah tersebut terjadi penebalan. Akibatnya akan menimbulkan kematian jaringan pada organ yang kurang aliran darahnya. Demikian juga pada organ-organ lain akan mengalami hal yang sama.
Sementara minuman yang kategori tak sehat, selain karena mengandul alcohol tinggi konsentrasinya juga minuman yang mengandung zat-zat warna yang tak sehat. Minuman ini akan berpengaruh langsung terhadap kesehatan ginjal karena ginjal adalah organ yang menyaring minuman-minuman tersebut. Minuman yang sehat adalah air mineral yang tidak hanya yang mengandundung mineral dan zat biologis dalam batas kesehatan, namun juga dia harus dimasak agar terhindar dari kuman-kuman yang tak sehat kalau air tersebut dilakukan pengolahan.

5. Melakukan olah raga secara rutin.
Olah raga merupakan aktivitas yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena olah raga tidak hanya akan melatih otot-otot tubuh dan organ pernafasan namun juga ada unsure rekreasi dan relaksasinya. Bila aktivitas ini kita lakukan secara rutin pada hakekatnya ada dua dimensi yang akan mendapatkan manfaat yaitu fisik dan psikis.
Aktivitas olahraga yang dilakukan secara rutin akan memiliki nilai preventif dan promosi terhadap status kesehatan seseorang. Preventif terhadap penyakit-penyakit ikutan terhadap tubuh dan organ yang mengalami disfungsi. Sebagai contoh pada orang yang sering olah raga jogging atau lari pagi, maka jangtungnya akan terlatih sehingga pacuannya yang terlalu kencang dan sering namun aliran darah memadai. Sementara orang yang tak pernah olah raga atau jarang-jarang, maka kerja jantung harus bkerja lebih keras biala disbanding orang yang biasa olah raga.

6. Melakukan ibadah secara rutin
Kwalitas kehidupan seseorang itu sangat ditentukan bagaimana seseorang mampu memadukan aktivitas lahiriyah dan aktivitas rohaniyah. Orang yang hanya mengoptimalkan aktivitas jasmaniyah saja, ibarat mobil yang dipaksa jalan terus namun tak pernah ditambah bensin dan oli. Maka saat tertentu akan terjadi mogok mobil tersebut karena ada kerusakan mesin.
Kita perlu menyeimbang kerja fisik dan rohani agar terjadi harmonisasi dalam kehidupan kita karena kesehatan rohani akan menentukan kualitas kerja-kerja fisik. Bila kesehatan fisik itu bisa diwujudkan dengan melakukan olahraga dan makan yang bergizi, namun kalau kesehatan rohani bisa diwujudkan dengan melakukan aktifitas ibadah secara serius, pasrah dan rutin.

Kategori

Kategori